Hamdan Zoelva sebut usai pilkada perlu ada rekonsiliasi

Hamdan Zoelva sebut usai pilkada perlu ada rekonsiliasi

Hamdan Zoelva. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

PERISTIWA » MAKASSAR | 7 Juli 2018 15:32Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva mengatakan perlu ada rekonsiliasi pascapemilihan kepala daerah agar Indonesia tetap kondusif mengingat akan menghadapi pesta demokrasi selanjutnya pada 2019. Menurut Hamdan, dalam pilkada pasti ada pihak menang dan kalah sehingga siapapun yang terpilih harus diterima sebagai pemimpin.BACA JUGA

“Mungkin kita tidak setuju dia menjadi pemimpin, tetapi begitulah aturan main yang kita gunakan untuk memilih pemimpin. Walaupun tidak setuju, begitulah kesadaran kita yang harus kita bangun, karena itu merupakan proses berdemokrasi,” katanya, seperti dilansir Antara, Sabtu (7/7).

Ia mengatakan, rekonsiliasi diperlukan karena dalam situasi semacam ini bukan tidak mungkin ada pihak berusaha memancing keributan yang berpotensi menimbulkan perpecahan di kalangan masyarakat.

BERITA TERKAIT

“Jangan sampai situasi damai ini dimanfaatkan kelompok radikal untuk memprovokasi yang kalah untuk membuat kekerasan dan tindakan terpuji lainnya. Kalau ada kecurangan atau masalah lainnya, serahkan ke mekanisme hukum,” katanya.

Ia pun mengingatkan kepada pihak menang untuk proaktif merangkul pihak yang kalah dan mengajak memelihara perdamaian dan membangun daerah bersama-sama.

“Merangkul yang kalah itu juga penting karena dia terpilih bukanlah untuk pemilihnya, melainkan untuk seluruh rakyat yang ada di daerah itu. Itu harus dipahami bersama. Ini merupakan salah satu bentuk rekonsiliasi untuk menjaga kedamaian,” katanya.

Secara umum, lanjut Hamdan, masyarakat Indonesia semakin dewasa menjalani proses demokrasi, terbukti dengan pelaksanaan pilkada serentak yang berlangsung damai dan lancar.

“Kesadaran berdemokrasi harus terus dilakukan untuk perdamaian Indonesia,” kata Hamdan Zoelva.

sumber: merdeka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *