Aminullah Siagian Dukung Idham Aziz menjadi Kapolri untuk masa depan Polri Yang lebih Baik.

Jakarta,- Pimpinan Pusat HIMMAH ( Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah ) memberi sikap apresiasi terhadap Presiden Jokowi atas penunjukan Komjen Idham Aziz selako calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia.

Aminullah Siagian selaku ketua umum mengungkapkan “Langkah presiden RI Ir Joko Widodo mengirim calon tunggal Kapolri Komjen Idham Aziz (Kabareskrim Mabes POLRI sekarang) adalah langkah yang tepat dan jitu, mengingat agenda strategis negara harus bergerak cepat dalam rangka mencapai target-target jangka pendek, menengah dan puncaknya adalah kejayaan Indonesia emas  di tahun 2045. pada saat 100 tahun atau satu abad Indonesia merdeka.” Ungkapnya.

“Figur Komjen Idham Aziz adalah anggota POLRI yang kenyang pengalaman dan baik kemampuan teknis lapangan maupun leadership managerial yg cukup mumpuni.
Beliau adalah adalah figur polisiĀ  yg memiliki visi jauh kedepan yang menjadikan polri sebagai institusi kredibel, profesional dan dapat dipercaya publik.” Tambahnya.

Ada beberapa alasan strategis Aminullah Siagian mendukung langkah presiden RI Ir H Joko Widodo dan Prof DR  KH Ma’aruf Amin mengirim calon tunggal Kapolri ke DPR RI adalah pilihan yg tepat, antara lain  :

1 .dalam rangka menghilangkan polemik di masyarakat, biasanya pemilihan calon Kapolri pasti menimbulkan pro dan kontra di masyarakat mengingat polri sebagai institusi besar dan sarat kepentingan politik pihak luar POLRI.

2. Dalam rangka menjaga soliditas anggota POLRI dan kerja cepat membantu mengamankan jalannya pemerintahan Joko Widodo dn KH Maruf Amin, maka DPR RI harus segera memproses calon tunggal Kapolri.

3. Figur Komjen Idham Aziz kenyang pengalaman dan memiliki kemampuan teknis lapangan dan top managerial yg mumpuni.

4. Figur Idham Aziz adalah  mampu menjalankan organisasi yang baik dan mampu menjaga institusi kepolisian dari kepentingan  politik luar.

5. Idham Aziz banyak prestasi besar seperti tahun 2001 jadi anggota tim kobra untuk menangkap anak mantan presiden Soeharto  bersama bapak Jend Tito Karnavian waktu pak Idham Aziz di Polda metro sebagai unit harda, juga Idham Aziz sukses mengungkap kasus otak bom Bali dengan menangkap dr Azhari di batu malang dan pada tahun 2005 dapat kenaikan pangkat luar biasa dari kapolri Jend Sutanto waktu itu saat itu Idham Aziz unit Riska subden densus polri 9 November 2005, juga beliau sukses mengungkap kasus mutilasi 3 gadis Kristen d Poso Sulawesi tengah, karena ini dpt terjadi konflik antar agama, serta memberantas kelompok Santoso di Poso, juga beliau sukses mengungkap kasus sodomi dan pembunuhan 14 anak jalanan dan pelaku di tangkap 9 November 2010, berikutnya saatmenjabat kapolda metro Idham Aziz sukses menumpas penyelundupan ganja 1,3 ton dari Aceh ke Jakarta dan penyelundupan sabu 1,6 ton dari Taiwan di Anyer Banten.

“Demikian catatan singkat saya tentang prestasi dan integritas Komjen Idham Aziz dalam perjalanan karir hingga menjadi Kabareskrim dan juga menjadi calon kapolri, kami PP HIMMAH sangat mendukung langkah tersebut untuk masa depan POLRI yang lebih baik kedepan.” Tutupnya saat dijumpai tim redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *